Beranda > Hidup Sehat > Jarang Sarapan Picu Penyakit Jantung ?

Jarang Sarapan Picu Penyakit Jantung ?

https://i0.wp.com/media.vivanews.com/thumbs2/2010/07/26/93449_anak-makan-pagi_300_225.jpgVIVAnews – Meninggalkan rumah dengan keadaan perut kosong bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Kesimpulan itu muncul lewat penelitian yang dipublikasi dalam American Journal of Clinical Nutrition.

Penelitian yang dilakukan tim dari University of Tasmania itu melacak bahaya jangka panjang melewatkan sarapan. Ini memperkuat penelitian sebelumnya yang menunjukkan efek positif sarapan bagi jantung.

Penelitian melibatkan 2184 partisipan yang dipantau selama 20 tahun. Hasilnya, terlalu sering melewatkan sarapan bisa memicu peningkatan kolesterol dan timbunan lemak di sekitar perut. Kondisi itu jelas menjadi faktor utama meningkatnya risiko penyakit jantung.

Melewatkan sarapan juga bisa memicu peningkatan level insulin dalam darah, yang merupakan penanda awal penyakit diabetes.

Penelitian ini menunjukkan, peningkatan risiko terbesar menimpa mereka yang selalu melewatkan sarapan ketika masih anak-anak. Dan, kebiasaan buruk itu berlanjut hingga dewasa.

Kebiasaan melewatkan sarapan bisanya juga diikuti dengan kegemaran mengudap makanan manis, jarang berolahraga, dan tidak terpenuhinya asupan serat, vitamin, dan mineral dengan baik. Ahli gizi, Catherine Collins, mengatakan, melewatkan sarapan adalah tanda dari gaya hidup tidak sehat.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: