Pengobatan Hepatitis C

Pengobatan Hepatitis C

Kerusakan Akibat HepatitisApakah Hepatitis dapat diobati?
Dapat, Hepatitis C kronis dapat diobati dengan Pegylated Interferon dan Ribavirin.

Pengobatan Hepatitis C sedini mungkin sangatlah penting. Meskipun tubuh anda telah melakukan perlawanan terhadap infeksi, tetapi hanya 15% yang berhasil, pengobatan tetap diperlukan untuk mencegah Hepatitis C kronis dan membantu mengurangi kemungkinan hati menjadi rusak.

Kadangkala, pengobatan Hepatitis C memerlukan waktu yang lama, dan tidak dapat membantu. Tetapi karena penyakit ini dapat menjadi parah sepanjang waktu, sangatlah penting untuk mencari pengobatan yang tepat dari dokter anda.

Diagnosa dan pengobatan awal sangatlah mendesak dan penting. Persentase yang signifikan dari orang yang melakukannya dapat sembuh dari Hepatitis C dan menunjukan perbaikan hatinya.

Tujuan pengobatan dari Hepatitis C adalah menghilangkan virus dari tubuh anda sedini mungkin untuk mencegah perkembangan yang memburuk dan stadium akhir penyakit hati.

Kebanyakan bentuk interferon alfa hanya dapat bertahan satu hari tetapi dapat dimodifikasi melalui proses pegilasi untuk membuatnya bertahan lebih lama. Meskipun interferon alfa dapat digunakan sebagai obat Hepatitis C tunggal termasuk pegylated interferon, penelitian menunjukkan lebih efektif bila dikombinasi dengan anti virus ribavirin.

3 senyawa digunakan dalam pengobatan Hepatitis C adalah:

  • Interferon alfa
    Adalah suatu protein yang dibuat secara alami oleh tubuh manusia untuk meningkatkan sistem daya tahan tubuh/imunitas dan mengatur fungsi sel lainnya. Obat yang direkomendasikan untuk penyakit Hepatitis C kronis adalah dari inteferon alfa bisa dalam bentuk alami ataupun sintetisnya.
  • Pegylated interferon alfa
    Dibuat dengan menggabungkan molekul yang larut air yang disebut “polyethylene glycol (PEG)” dengan molekul interferon alfa. Modifikasi interferon alfa ini lebih lama ada dalam tubuh, dan penelitian menunjukkan lebih efektif dalam membuat respon bertahan terhadap virus dari pasien Hepatitis C kronis dibandingkan interferon alfa biasa.
  • Ribavirin
    Adalah obat anti virus yang digunakan bersama interferon alfa untuk pengobatan Hepatitis C kronis. Ribavirin kalau dipakai tunggal tidak efektif melawan virus Hepatitis C, tetapi dengan kombinasi interferon alfa, lebih efektif daripada inteferon alfa sendiri.

Pengobatan ini telah diterima berdasarkan kemampuannya dalam menghasilkan respon melawan virus pada penderita penyakit Hepatitis C kronis.

Penderita dikatakan memiliki respon melawan virus jika jumlah virus Hepatitis C begitu rendah sehingga tidak terdeteksi pada tes standar RNA virus Hepatitis C dan jika level tersebut tetap tidak terdeteksi selama lebih dari 6 bulan setelah pengobatan selesai.

Iklan
  1. aldistra
    Mei 3, 2008 pukul 9:50 am

    hmm ,, kayanya bagi penyakit yang 1 ini aga susah untuk ngobatinnya, klo bole kasih koment, buat antisipasi penyakit ini kok ga ada bro?????
    thx

  2. dimaswibie
    Mei 4, 2008 pukul 4:39 am

    eh mas seberapa pentingnya ci hepatitis c???
    oiya btw cmmnd blog w donk…

  3. dhiez
    Mei 4, 2008 pukul 8:26 am

    Bukanya seberapa pentingnya tapi bahayanya…udah baca belum pembahasanya???

  4. dhiez
    Mei 4, 2008 pukul 8:42 am

    Ohya di, kalo antisipasi penyakit ini ada qo, lo masuk kategori gejala dan pencegahan virus berbahaya…

  5. FACHRY
    Maret 6, 2009 pukul 3:59 am

    Mas….. emang udah ada pengobatan untuk Hepattis C??? kalau di Indonesia dimana???

  6. September 26, 2009 pukul 12:22 am

    Mz….apakah hepatitis c diawali dari hepatitis A/B dulu??

  7. dian
    Januari 26, 2010 pukul 12:44 am

    Kira2 brp biaya tuntas pengobatan hepatitis C….apkh mmg bs sembuh total bila pengobtan rutin dijln kan??

  8. April 1, 2010 pukul 10:28 am

    Hepatitis itu kalau kagak salah termasuk penyakit hati ya…kayaknya termasuk penyakit orang kaya, karena tidak boleh capek, dan obatnya mahal2 sekali…

  9. cici
    Juli 1, 2010 pukul 1:39 am

    intinya penyakit virus herpes itu
    timbul karna ap ce???

  10. bramantyo
    Agustus 5, 2010 pukul 4:35 am

    Saya penderita Hepatitis C. Terjangkit dari transfusi darah tahun 1986. Baru ketahuan Hepatitis C sekitar 4 atau 5 tahun lalu, karena dokternya curiga kok kambuh terus. Menurut Pak Dokter, diperhitungkan waktu saya tinggal 15 tahun lagi (berarti sekarang 10), sebelum menjadi parah, sirosis atau kanker. Itu kalau enggak diobati dengan bener. Berhubung obat Hep C sama besarnya dengan harga kijang inova, saya pilih untuk enggak diobatin. Uangnya mending ditabung buat anak saya. Sama pak doter saya diresepkan HP Pro dan Urdafalk. Terus, saya baca di internet buah merah bisa menekan pertumbuhan virus, maka saya pun mengkonsumsi buah merah (red papua), yang rasanya kayak oli top one :). Puji Tuhan, sampai sekarang test darah saya bagus terus dan yang lebih penting saya bisa main sama anak saya tanpa menjadi sakit. Dulu kalau nggendong dia kelamaan, badan jadi panas dan lemes seperti abis main bulutangkis single 5 set gak pake break, gak pake minum. Kabar baiknya, adanya penyakit ini membuat saya lebih menghargai hidup yang tersisa dan menikmati setiap detiknya. Something you can and should do without having Hepatitis or any other disease. Cheers!

    • Edward Barus
      November 15, 2010 pukul 10:49 am

      Mas Bram, buah merah yang dari Papua itu bisa di dapat di mana?
      Aturan minumnya seperti apa?
      Mohon penjelasannya.

      Thanks & GBU,
      E. Barus

  11. Triwahyono
    Oktober 15, 2010 pukul 6:51 pm

    saya bekas penderita penyakit hepatiti C, Alhamdulillah saya sudah sembuh, saya berobat ke RSPAD Gatot subroto, denga Dr. Syafrudin Alo, dia punya metode yang bagus karena sebelum disuntik dilakukan plebotomi ( pembuangan darah )

    • Oktober 15, 2010 pukul 7:22 pm

      Alhamdulillah, wah enak ini Pak Tri bisa berbagi disini seputar Hepatitis C.. Sharing sharing ya pak 🙂

    • November 1, 2010 pukul 4:00 pm

      Bpk Triwahyono dan Bpk Bramantyo jika anda membaca comment saya mohon bisa berbagi dengan saya via Email saya enggarwardoyo@yahoo.com.
      Mohon bantuannya pula bagi owner blog ini.
      terima kasih.

    • Juni 27, 2013 pukul 11:27 am

      tri brp harga dan apa obat ya? di daerah mana mohon info ya makasi….

  12. Satrio
    Desember 21, 2010 pukul 8:58 am

    coba rajin mengkonsumsi temulawak ama teripang. Insya allah membantu

  13. erband
    Januari 11, 2011 pukul 1:57 pm

    Buat temen2 yg kena Hep C saya sarankan untuk berobat ke Klinik Song Chan di Jl. Raya Panjang Kebon Jeruk, dulu daya mengidap penyakit ini sudah 5 tahunan dan Alhamdulillah bisa sembuh setelah terapi pengobatan cina, tp terus terang bagi saya pengobatannya cukup mahal; 1xberobat (paket) Rp. 6jt (thn 2008), tapi saya sangat puas dengan hasilnya..

    • gusti
      Juli 27, 2011 pukul 7:26 am

      @erband boleh kasih alamat Klinik song chan atau telp secara detail?saya butuh sekali nih..terapi medis nya gimana?bisa dijelasin ga..terima kasih

  14. erband
    Januari 11, 2011 pukul 2:05 pm

    Tambahan, saya yakin sekali waktu itu tertular Hep C saat ngebersihin karang gigi di FKG universitas besar di Jogja, alat2nya saya yakin sekali tidak steril karena pasiennya ramai dan yg ngerjain mahasiswa koas & murah lagi,, beberapa kali gusi saya berdarah saat pembersihan karang gigi itu & itulah momen2 contact darah saya satu2nya selama beberapa bulan sebelum saya tahu mengidap Hep C.. niatnya mau sehat ehh malahan dpt penyakit… 🙂

  15. eri
    Januari 13, 2011 pukul 10:12 am

    dimana saya bisa beli Interferon Alfa dan Ribavirin? bentuknya apa? cairan atau kapsul? mohon pembaca yang tau tolong di email ke saya ke eri_halonijane@yahoo.com

    • Juni 27, 2013 pukul 11:28 am

      eri apa yg bisa sembuhkan hcv mohon info ya ?thx

  16. kaka
    Juli 11, 2011 pukul 9:22 am

    @mas bram…..hasilnya gimana mas?…sgpt/sgot nya normal?……
    katanya kalo Interferon Alfa dan Ribavirin sekali suntik hargaya 2 juta, seminggu minimal sekali selama minimal 6 bulan?.bener itu?..tru untuk tes Anti HCV dsan IgM Anti HCV di prodia biayanya berapa?

  17. Juli 26, 2011 pukul 3:11 pm

    @mas bram,, klo boleh tau penyebab hep C itu apa sih? soal’a ada tmen saya yg stlh cek darah,, hasil anti HCVnya tu reaktif dngn indeks 1.62, maksud dari indeks itu apa,, dan seberapa parah?
    trus saran dari mas bram bwt pngbatannya gmana?
    apakah dapat sembuh total stlh mngkonsumsi buah merah tersebut?

    catatan: selain untuk mas bram,, bagi yang punya info’a, saya mengharapkan jawaban’a:-)

    terimakasih sebelum’a

    • Juni 27, 2013 pukul 11:31 am

      sandi apakah sudah ada bukti ya hcv sembuh dengan buah merah mohon info ? soal ya saya pernah coba minum buah merah tp ga ada kesembuhan mohon info yg ya dong yg bs sembuhkan hcv

  18. gusti
    Juli 27, 2011 pukul 7:23 am

    @mas bram..buah merah terapinya berhasil sukses?terus gimana sekarang test labnya udah negative?terima kasih

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: