Arsip

Archive for the ‘Polhukam’ Category

30 Tank Leopard Jerman Siap ke Jakarta

https://i2.wp.com/stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/12/13249734951566740511.jpg

TEMPO.CO, Pontianak – Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo, mengatakan pada Oktober ini, sebanyak 30 tank jenis Leopard yang dipesan dari Jerman akan dikirim ke Jakarta.

“Awalnya tawaran datang dari Belanda dan Jerman, tetapi kita pilih Jerman karena lebih menjanjikan,” kata Pramono, di Markas Kodam XII/Tanjungpura, Selasa 22 Mei 2012, di Pontianak.

Sebanyak 30 unit tank ini, katanya, tinggal menunggu pihak Jerman untuk mengirimkannya ke Indonesia. Jenis yang akan dibeli adalah Leopard 2A6 yang merupakan hasil “retrofit 2A4” alias pengembangan teknologi terbaru karena cetak baru teknologi Leopard serupa sudah tidak diproduksi lagi.
Baca selengkapnya…

6 Tips menghadapi Debt Kolektor

1. Sapalah dengan santun dan minta mereka menunjukkan identitas dan surat tugas. Tanyakan kepada mereka, siapa yang menyuruh mereka datang dan minta nomor telepon yang memberi tugas para penagih utang ini.

Jika mereka tak bisa memenuhi permintaan Anda dan Anda ragu pada mereka, persilakan mereka pergi. Katakan, Anda mau istirahat atau sibuk dengan pekerjaan lain.

2. Jika para penagih utang bersikap santun, jelaskan bahwa Anda belum bisa membayar karena kondisi keuangan Anda belum memungkinkan. Sampaikan kepada penagih utang bahwa Anda akan menghubungi yang terkait langsung dengan perkara utang piutang Anda. Jangan berjanji apa-apa kepada para penagih utang. Baca selengkapnya…

Simulator Panser Karya Anak Bangsa

http://video.tempointeraktif.com/sites/all/libraries/player/flash_media_player/player.swf JAKARTA – Karya anak bangsa ini menjadi kebanggaan mahasiswa Institut Teknologi Bandung dan gabungan mahasiswa dari berbagai Universitas lainnya di gelaran Indo Defence 2010 November lalu. Mereka tak sekedar menciptakan alat sebagai bahan praktikum saja, melainkan…

Baca selengkapnya…

PUNA Sriti, Pesawat Tanpa Awak Karya Dalam Negeri

Desember 12, 2010 1 komentar

http://video.tempointeraktif.com/sites/all/libraries/player/flash_media_player/player.swf JAKARTA – Sebagai negara maritim, kedaulatan Negara menjadi hal yang wajib untuk diperjuangkan. Apalagi berhubungan dengan daerah perbatasan wilayah dengan Negara tetangga maupun batas teritorial. Namun, wilayah yang luas itu memiliki risiko tersendiri dari segi pengamanannya. Berkaitan dengan latar belakang pengawasan keamanan tersebut, para ahli di BPPT membuat sebuah pesawat tanpa awak yang bertujuan sebagai pendukung pertahanan keamanan nasional dan pengintai teroris. Pesawat ini dibuat untuk mempermudah kerja TNI sekaligus menghemat biaya pengawasan terhadap wilayah Indonesia. Baca selengkapnya…

Indonesian Stealth Iron-Birds

https://i2.wp.com/i66.photobucket.com/albums/h276/emile_bucket/11_407_ed65.jpg

Indonesia and South Korea are getting ready to sign an MoU on the joint-development of a KFX stealth fighter jet program (dubbed Boramae) later this year, following a letter of intent in March 2009 on Indonesian participation in a KFX study. When enacted, the MOU will provide a breakthrough for both countries in terms of bilateral defense collaboration and aircraft technology indigenization. Baca selengkapnya…

Polantas Dilarang ‘Main Mata’, Keluarga Sendiri Harus Ditilang

https://i1.wp.com/images.detik.com/content/2010/11/01/10/motorDLM.jpgJakarta – Upaya kepolisian untuk membersihkan insititusinya dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme patut diacungi jempol. Direktur lalu-lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Royke Lumowa meminta jajaranya untuk menindak pelanggar lalu-lintas, walaupun itu keluarga sendiri.

Demikian dikatakan Royke seperti dikutip dari situs Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya. Pernyataan tersebut dikatakannya dalam pengarahan kepada jajaran satuan Direktorat Lalu-lintas Polda Metro Jaya, Minggu (31/10/2010), di aula TMC Polda Metro Jaya.

“Polisi harus menindak tegas kepada pengguna jalan yang melanggar tanpa pandang bulu, bahkan jika memang pelanggar itu keluarga maupun kerabatnya,” tegas Royke. Baca selengkapnya…

Pesawat tempur pertama buatan indonesia

Oktober 15, 2010 2 komentar

Seperti apa sih pesawat KF-X ?

TEMPO Interaktif, Jakarta – Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso mengatakan, Indonesia menjajaki pengembangan pesawat tempur generasi 4,5. “Kalau F-16 itu generasi ke 4, kalau F-35 buatan Amerika itu generasi 5, ini ditengah-tengahnya, Sukhoi itu masih generasi 4,” katanya di sela perhelatan Bandung Air Show, Kamis (23/9).

Baca selengkapnya…

TNI Membutuhkan Pesawat Intai

TNI Membutuhkan Pesawat IntaiJAKARTA–MICOM:Anggota Komisi I DPR, Fayakhun Andriadi mengatakan, selain pembangunan armada laut yang tangguh berupa pengadaan kapal-kapal selam modern, TNI sangat membutuhkan pesawat intai serta pesawat angkut pasukan.

“Pembangunan TNI Angkatan Udara pertama-tama difokuskan pada kebutuhan pesawat angkut sejenis Hercules. Saat ini yang layak terbang hanya sekitar 10 unit, padahal kebutuhannya minimal 45 unit sebagai tulang punggung logistik,” ungkapnya di Jakarta, Kamis (14/10).
Baca selengkapnya…

Setiap Hari 40 Sniper Disebar di Penjuru Jakarta

Kepolisian Daerah Metro Jaya setiap hari menyiagakan 40 penembak jitu di 12 lokasi yang rawan bentrokan massa brutal. Demikian disampaikan Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Sutarman saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa malam.
Ia menjelaskan, ke-40 penembak jitu tersebut berasal dari Satuan Brigade Mobil yang sudah dilatih beberapa pekan terakhir.

Penembak Jitu yang siap mengamankan kota
Penembak Jitu yang siap mengamankan kota

Pilihan tepat SBY | Susilo Bambang Yudhoyono dan Budiono

Pilihan tepat SBY | Susilo Bambang Yudhoyono dan Budiono
Jambi (ANTARA News) – Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dinilai sudah tetap memilih Budiono sebagai pasangan Calon Wakil Presiden (Cawapres) untuk bertarung pada Pemilu Presiden Juli 2009 mendatanghttp://yepiye.files.wordpress.com/2009/04/sby-presiden-republik-indonesia-2009-2014.jpg https://i2.wp.com/pepihnugraha.kompasiana.com/files/2009/04/boediono.jpg
Pengamat politik, Drs Shomad SH di Jambi, Selasa mengatakan, berpasangan dengan Budiono tidak akan membuat nilai jual SBY turun untuk bertarung pada Pemilu Presiden mendatang.
Baca selengkapnya…

<span>%d</span> blogger menyukai ini: